IKHLAS BERTEMAN RINDU
Terdiam ku dalam kesendirian malam,
Sendiri dan hanya terdiam membisu tanpa kata.
Merenung di kesendirian hati, Hingga kesunyian membawaku di ujung pekat malam yang nyata.
Yang berdendang sendu dengan seuntai senandung rindu.
Diantara rintihan sang kalbu, yang terus tenggelam dalam kubangan pilu.
Hingga terinjak-injak derap langkah sang waktu.
Engkau kah itu?
Yang melemparkan ku ber ton ton rindu,
Dengan sejuta lembar bayangmu.
Sampai ku harus merindukanmu sepanjang waktu.
Kini ku bertahan dalam simpul keikhlasan,
Berharap indah di akhir cerita ...
Komentar
Posting Komentar