BELENGGU
Tidak seorang pun aku lihat seperti nyata
Begitu pun kau, Seperti bintang yang telah redup dalam hati ku
Kebodohan ku selama ini terlalu sabar menunggu mu bersinar kembali
Namun kau memilih tuk menyinari hati yang lain
Bibir ku bergeming saat sinar mu mulai redup dalam hati ku
Aku memilih untuk terus terlelap dan larut dalam belenggu nestapa
Aku seperti seorang pujangga yang terbuai dalam irama cinta
Berharap indah diakhir cerita
Komentar
Posting Komentar